Showing posts with label Tourism In The City Pandeglang. Show all posts
Showing posts with label Tourism In The City Pandeglang. Show all posts

Sunday, January 13, 2013

0 WISATA AIR PANAS GUNUNG TORONG




WISATA AIR PANAS GUNUNG TORONG

Wisata Air Panas Gunung Torong adalah tempat wisata yang terkenal dengan sumber air panas alami yang terletak di Kp Gunung Torong Desa Sukamanah Kecamatan Kaduhejo, merupakan salah satu wisata alam yang ada di kabupaten Pandeglang. Konon katanya umber air panas yang mengandung belerang itu diyakini bisa menyembuhkan penyakit rematik dan penyakit kulit lainnya.
Ternyata bukan hanya air panas saja yang bisa dinikmati oleh para pengunjung, ada beragam pilihan permainan  untuk anak – anak hingga dewasa, mulai dari Water Boom, Flying Fox dan beragam jenis permainan lainnya. Juga menyajikan Rumah Makan Khas Sunda serta Kolam Pemancingan.
Adapun luas wilayah wisata alam gunung torong ini kurang lebih ¾ hektar lahan yang sudah dimanfaatkan, gunung torong didirikan pada tahun 2008 dengan biaya tiket masuk sebesar Rp 5000 Rupiah.
Lokasi wisata gunung torong ini tidak jauh dari Alun-alun Kabupaten Pandeglang, kurang lebih berjarak 3.5 – 4 Kilo Meter dan dapat ditempuh dengan waktu sekitar 15 menit.

Sumber: http://pandeglangkab.go.id/wisata.php?ops=13

Orang yg bijak selalu meninggalkan komentar dibawah ini... ^-^ Terimakasih. Salam Indonesia.


1 SITUS BATU QUR'AN




SITUS BATU QUR'AN
Situs Batu Qur`an adalah salah satu jejak peninggalan Sultan VII Kesultanan Banten yaitu Sultan Maulana Mansyur yang sekarang makamnya sering diziarahi oleh para penziarah di daerah Cikadueun Kabupaten Pandeglang yang sekarang lebih di kenal dengan gelar Syeh Maulana Mansyur atau Syeh Cikaduen. Sebagaimana halnya situ-situs sejarah lainnya yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia, sarat dengan mitos dan cerita kebesaran para peninggalnya di tambah lagi jika situs tersebut adalah peninggalan para ulama besar penyebar agama Islam.  Mitos atau cerita yang berkaiatan dengan situs tersebut juga mempunyai daya imajinatif yang besar pula, terlepas dari itu mitos atau cerita secara hukum kebenaran benar atau tidaknya cukup bisa menambah keunikan suatu situs peninggalan sejarah tersebut.
Situs Batu Qur`an sekarang di kelola oleh beberapa keluarga yang kemungkinan masih berkaitan dengan cerita ditemukannya situs tersebut oleh Syeh Mansyur. Berdasarkan penuturan masyarakat setempat dan salah seorang pengelola situs Batu Qur`an, berawala dari karomah yang di miliki oleh Syeh Maulana Mansyur. Setiap kali beliau akan menunaikan ibadah haji, beliau hanya dengan mengucap kalimat Basmalah, maka dengan seijin Allah beliau langsung berada di tanah suci Mekah dan prosesi itu di lakukan tepatnya di atas tanah Batu Qur`an sekarang berada.
Cerita punya cerita suatu saat beliau setelah selesai menunaikan ibah haji dari tanah suci, beliau pulang sebagaimana halnya beliau berangkat tetapi entah karena apa beliau muncul bersamaan dengan air yang memancur dari dalam tanah dengan derasnya. Menurut penuturan pengelola air yang memancur tersebut adalah air dari sumur zamzam. Karena air itu memancur dengan derasnya dan tidak terkendali dimana air tersebut sudah mulai menggenangi darerah sekitarnya, Syeh Maulan Mansyur bermunajat kepada Allah dengan melakukan shalat 2 rakaan di dekat memancurnya air di atas sebuah batu yang sekarang disebut dengan nama Batu Sajadah. Batu tersebut dapat kita jumpai di situs Batu Qur`an di sebelah Barat Kolam pemandian untuk laki-laki.
Selesai Syeh Mansyur shalat 2 rakaat, beliau mendapat isyarah untuk menutup tempat keluarnya air dengan kitab suci al-Qur`an. Dengan izin Allah air yang memancur berhenti dan kitab suci al-Qur`an yang di gunakan untuk menutup sumber keluarnya air tadi berubah menjadi batu, berdasar dari rangkaian kejadian itulah batu tadi disebut dengan nama Batu Qur`an. Terletak di Kp. Cibulakan Desa Kadu Bumbang Kec. Cimanuk Kabupatan Pandeglang. Nama Cibulakan di ambil dari ``Ci`` asal kata Cai dari bahasa sunda yang berarti ``Air`` dan ``Bulak`` asal kata bahasa daerah yaitu ``Embulak`` yang artinya air yang membulak/memancar keluar dengan deras. Bagi pengunjung yang akan berkunjung ke sana tidak di kenakan biaya secara pasti, tetapi hanya di harapkan keihkalannya memberikan sumbangan untuk pembangunana tempat ziarah Batu Qur`an. Batu Qur`an dapat ditempuh melalui alun-alun Pandeglang menuju arah pertigaan jalan ke Labuan terus lurus dan melanjutkan ke arah cimanuk, pada pertigaan cimanuk berjarak 7 KM. Dan berjarak 300 M sebelah kiri jalan sebelum pemandian dan sumber air Cikoromoy.

Sumber: http://pandeglangkab.go.id/wisata.php?ops=6

Orang yg bijak selalu meninggalkan komentar dibawah ini... ^-^ Terimakasih. Salam Indonesia.


0 PEMANDIAN CIKOROMOY




PEMANDIAN CIKOROMOY

Pemandian Cikoromoy merupakan salah satu objek wisata yang terkenal di Kabupaten Pandeglang. Nama “Ci” merupakan kata yang lazim dipakai di daerah sunda untuk nama tempat atau sungai.
Pemandian Cikoromoy adalah suatu kolam pemandian alam tradisional yang terletak di Desa Kadu Bungbang Kecamatan Cimanuk Pandeglang, berjarak 14 km dari Kota Pandeglang dan sekitar 111 km dari Jakarta.Pemandian Cikoromoy adalah tempat pemandian sederhana yang dikelilingi oleh warung lesehan yang menawarkan masakan ikan air tawar bakar atau goreng. Pengunjung membayar tiket masuk Rp.3.000 per orang, dan Rp.5.000 untuk parkir mobil.
Hingga kini pemandian sumber mata air Cikoromoy selalu ramai dikunjungi oleh para wisatawan, teutama pada hari sabtu dan minggu atau hari libur.
Sumber air tersebut berada di Kp. Cibulakan Desa Kadu Bumbang Kec. Cimanuk Pandeglang Banten dapat ditempuh melalui alun-alun Pandeglang menuju arah pertigaan jalan ke Labuan lurus dan melanjutkan ke arah Kecamatan Cimanuk, di pertigaan Cimanuk (Pasar Batu Bantar) berjarak 7,3 km. Berada 300 meter setelah Situs Batu Quran.

Sumber: http://pandeglangkab.go.id/wisata.php?ops=9

Orang yg bijak selalu meninggalkan komentar dibawah ini... ^-^ Terimakasih. Salam Indonesia.


0 SITU CIPANGANTEN




SITU CIPANGANTEN

Situ Cipanganten merupakan pemandian sebagaimana umumnya pemandian sumber mata air, tetap mungkin sedikit berbeda dengan pemandian yang satu ini. Pemandian yang letaknya agak sedikit tersembunyi dari keramaian yaitu di tengah pesawahan penduduk.
Pemandian ini untuk kalangan tertentu yang mempercayai mempunya beberapa kekhasan sebagai sarana syariat memenuhi hajat/keinginan seperti misalnya, bagi yang sulit mendapatkan jodoh agar cepat dapat jodoh, untuk calon pasangan yang akan menjadi pengantin agar dimudahkan segala urusannya, untuk keberkahan atau lain sebagainya.
Situ atau lebih tepatnya sumber mata air Cipanganten/Ciputri terbagi menjadi beberapa kolam-kolam kecil antara 1x1 sampai 2x3 meter persegi dengan sumber air yang terus memancar tanpa henti dari sebuah pohon beringin besar.
Kekhususan tempat ini pun tidak terlepas dari nama besar atau sejarah kesultanan Banten yaitu salah satu peninggalan/jejak peninggalan Sultan Banten ke VII yang bernama Sultan Maulana Mansyur atau Syeh Maulana Mansyur atau Syeh Cikaduen yang di percaya sebagai salah satu wali Allah sehingga karomah beliau masih terdapat di tempat ini.
Berawal dari mengungsinya sang sultan Banten beserta keluarga dan panglima-panglimanya dari kejaran para penjajah Belanda atau VOC. Sampailah beliau di tempat ini sebelum sampai tujuan terakhirnya yaitu Cikaduen.
Keberadaan beliau di daerah Cipanganten kemungkinan bersamaan dengan keberadaan beliau di Situs Batu Qur`an. Melalui isyaroh yang beliau dapatkan, masing-masing kolam yang berada di situs Cipanganten mempunya kehususan sendiri.
Jika kita berniat berziarah di Situ Cipanganten, prosesi diawali pembacaan hadorot dan ziarah terlebih dahulu untuk maksud dan tujuan pengunjung yang dipimpin oleh sang juru kunci.
Setelah selesai kita diwajibkan untuk mengganti seluruh pakaian yang kita kenakan dengan celana atau pakaian yang disediakan oleh kuncen.
Menurut sang juru kunci, situs Ciputri terbagi menjadi 3 kolam:
Kolam Cipalias
Pada sumber air ini mencapai kedalaman 1,5 M dan terdapat tepat di bawah pohon beringin yang diperkirakan berumur 300 tahun ditengah-tengahnya terdapat pula pohon cibeulam untuk memegang tangan.
Prosesi hajat:
Kita  merendam dan menyelupkan seluruh badan dan kepala ke air di Cipalias 3x menghadap ke barat,timur,utara,dan selatan berlawanan dengan arah jarum jam. Cipalias untuk meringkankan dan di mudahkan mencari penyelesaian yang sedang di hadapi dan menimbulkan kharisma dari seseorang.
Kolam Cipanganten / Ciputri
Cipanganten digunakan oleh istri Syekh Mansur bernama Nyi Dayuh Sari Inten untuk bertirakat, karena sering digunakan oleh seorang perempuan terutama istri dari syeh Mansyur maka disebut juga Ciputri
Setelah di awali dari mandi di kolam Cipalias, selanjutnya kita berjalan ke arah utara dengan berjalan kaki kurang lebih 100 meter, ditempat tersebut terdapat sumber air berbentuk huruf U.
Di kolam Ciputri / Cipanganten di peruntukan bagi kelancaran jodoh, kelancaran rizki dan kelancaran usaha yang akan di lakukan.
Sebelum mengguyurkan air tersebut pada kepala kita duduk diantara sumber air tersebut dan menyebutkan nama-nama orang tua, keluarga dan calon yang akan dinikahi atau menyebutkan niat yang akan dilancarkan segala usaha yang sedang dijalankan.
Kolam Ciberani
Situ ini hanya diperbolehkan hanya untuk meningkatkan rasa percaya diri dan keberanian untuk melakukan sesuatu hal yang sulit dilakukan oleh kita.
Ciberani di gunakan oleh panglima perang kesultanan Banten yang ke-7 yang bernama Tubagus Raje dan Tubagus Jaja untuk bertirakat menambah keberanian diri pasukannya dalam setiap pertempuran melawan penjajah.
Gambar tempat pemandian tersebut tidak bisa kami tampilan seluruhnya karena ada sesuatu hal yang tidak lazim saat kami mengambil gambar dan alhasil gambar yang kami ambil hilang secara tiba-tiba dan tidak dapat kami ulang dalam pengambilannya karena akan mengalami hal yang sama, dari gambar yang ada, Cipanganten tersebut berlokasi tidak jauh dari sungai berjarak 50 M.

Disarankan jika ingin mengunjungi tempat tersebut harus sesuai niat dan tujuan masing-masing serta ziarah dahulu dengan bimbingan oleh kuncen cipanganten.

Cipanganten tersebut berada di Kp. Cibulakan Desa Kadu Bungbang Kec. Cimanuk Pandeglang dapat ditempuh melalui alun-alun Pandeglang menuju arah pertigaan jalan ke Labuan lurus dan melanjutkan ke arah cimanuk, pada pertigaan cimanuk berjarak 7 KM. Dan berjarak 800 M dari area parkiran Cikoromoy ke arah utara melewati perkampungan dan pesawahan serta sungai kecil yang mengairi sawah, dari sungai tersebut lokasi berjarak 50 M terdapat gubuk sederhana persis di depan Cipanganten yang di huni oleh pemilik dan sebagai kuncen areal Cipanganten.

Sumber: http://pandeglangkab.go.id/wisata.php?ops=8

Orang yg bijak selalu meninggalkan komentar dibawah ini... ^-^ Terimakasih. Salam Indonesia.


0 TAMAN NASIONAL UJUNG KULON



TAMAN NASIONAL UJUNG KULON

Taman Nasional Ujung Kulon merupakan perwakilan ekosistem hutan hujan tropis dataran rendah yang tersisa dan terluas di Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten , serta merupakan habitat yang ideal bagi kelangsungan hidup satwa langka badak Jawa (Rhinoceros sondaicus) dan satwa langka lainnya. Terdapat tiga tipe ekosistem di taman nasional ini yaitu ekosistem perairan laut, ekosistem rawa, dan ekosistem daratan.
Keanekaragaman tumbuhan dan satwa di Taman Nasional Ujung Kulon mulai dikenal oleh para peneliti, pakar botani Belanda dan Inggris sejak tahun 1820.
Kurang lebih 700 jenis tumbuhan terlindungi dengan baik dan 57 jenis diantaranya langka seperti; merbau (Intsia bijuga), palahlar (Dipterocarpus haseltii), bungur (Lagerstroemia speciosa), cerlang (Pterospermum diversifolium), ki hujan (Engelhardia serrata)dan berbagai macam jenis anggrek.
Satwa di Taman Nasional Ujung Kulon terdiri dari 35 jenis mamalia, 5 jenis primata, 59 jenis reptilia, 22 jenis amfibia, 240 jenis burung, 72 jenis insekta, 142 jenis ikan dan 33 jenis terumbu karang. Satwa langka dan dilindungi selain badak Jawa adalah banteng (Bos javanicus javanicus), ajag (Cuon alpinus javanicus), surili (Presbytis comata comata), lutung (Trachypithecus auratus auratus), rusa (Cervus timorensis russa), macan tutul (Panthera pardus), kucing batu (Prionailurus bengalensis javanensis), owa (Hylobates moloch), dan kima raksasa (Tridacna gigas).
Taman Nasional Ujung Kulon merupakan obyek wisata alam yang menarik, dengan keindahan berbagai bentuk gejala dan keunikan alam berupa sungai-sungai dengan jeramnya, air terjun, pantai pasir putih, sumber air panas, taman laut dan peninggalan budaya/sejarah (Arca Ganesha, di Gunung Raksa Pulau Panaitan). Kesemuanya merupakan pesona alam yang sangat menarik untuk dikunjungi dan sulit ditemukan di tempat lain.
Beberapa lokasi/obyek yang menarik untuk dikunjungi:
Tamanjaya dan Cibiuk. Pintu masuk utama dengan fasilitas, pusat informasi, wisma tamu, dermaga, sumber air panas.
Pantai Kalejetan, Karang Ranjang, Cibandawoh. Fenomena gelombang laut selatan dan pantai berpasir tebal, pengamatan tumbuhan dan satwa.
Pulau Peucang. Pantai pasir putih, terumbu karang, perairan laut yang biru jernih yang sangat ideal untuk kegiatan berenang, menyelam, memancing, snorkeling dan tempat ideal bagi pengamatan satwa satwa rusa di habitat alamnya.
Karang Copong, Citerjun, Cidaon, Ciujungkulon, Cibunar, Tanjung Layar, dan Ciramea. Menjelajahi hutan, menyelusuri sungai, padang pengembalaan satwa, air terjun dan tempat peneluran penyu.
Pulau Handeuleum, Cigenter, Cihandeuleum. Pengamatan satwa (banteng, babi hutan, rusa, jejak-jejak badak Jawa dan berbagai macam jenis burung), menyelusuri sungai di ekosistem hutan mangrove.
Pulau Panaitan, dan Gunung Raksa. Menyelam, berselancar, dan wisata budaya/ sejarah.
Musim kunjungan terbaik: bulan April s/d September.

Cara pencapaian lokasi:

Jakarta - Serang (1 1/2 jam via jalan Tol), Serang - Pandeglang - Labuan (1 1/2 jam) atau Jakarta - Cilegon (2 jam via jalan Tol), Cilegon - Labuan (1 jam) atau Bogor - Rangkasbitung - Pandeglang - Labuan (4 jam).
Labuan - Sumur (2 jam), Sumur - Pulau Peucang (1 jam dengan kapal motor nelayan) atau Labuan - Pulau Peucang (4 jam dengan kapal motor nelayan).


Orang yg bijak selalu meninggalkan komentar dibawah ini... ^-^ Terimakasih. Salam Indonesia.


 

TOP 10 NEWS WORLD Copyright © 2011 - |- Template created by O Pregador - |- Powered by Blogger Templates